bpkpd@sulbarprov.go.id
0811 4525 999
Jl. H.Abd.Malik Pattana Endeng, Kec. Rangas Baru, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat
blog-img
20/05/2025

Kepala Bidang Anggaran & Bina Kabupaten, Menjadi Narasumber Terkait Kebijakan Penganggaran pada Workshop Petunjuk Teknis Integrasi AIDS, TBC, Malaria & Kebijakan Nasional Terkait ATM di Prov Sulbar

BPKPDSULBAR | Bidang Anggaran dan Bina Kabupaten



Mamuju— Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah Provinsi Sulawesi Barat dalam hal ini dihadiri oleh Kepala Bidang Anggaran dan Bina Kabupaten, Murdanil, hadir sebagai narasumber utama dalam Workshop Petunjuk Teknis Integrasi AIDS, TBC, dan Malaria (ATM) yang diselenggarakan Selasa 20 Mei 2025 Mamuju.

Kegiatan ini mengangkat tema “Sinergi Kebijakan dan Anggaran untuk Penguatan Layanan Terpadu ATM” dan bertujuan mendukung implementasi kebijakan nasional dalam pengendalian penyakit menular.

Sebagai narasumber utama, Murdanil, Kepala Bidang Anggaran dan Bina Kabupaten pada Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Provinsi Sulawesi Barat, menyampaikan materi mengenai kebijakan penganggaran yang mendukung integrasi layanan HIV/AIDS, TBC, dan Malaria.

“Kita perlu memastikan bahwa kebijakan penganggaran di daerah tidak hanya selaras dengan target nasional, tetapi juga responsif terhadap tantangan lapangan yang dihadapi petugas kesehatan dan masyarakat,” ujar Murdanil di hadapan para peserta yang terdiri dari perwakilan Dinas Kesehatan kabupaten Se Sulbar, Bapperida serta mitra pembangunan lainnya.

Kepala BPKPD Provinsi Sulawesi Barat, Masriadi Nadi Atjo, dalam pernyataannya menyampaikan dukungan penuh terhadap inisiatif lintas sektor dalam penanggulangan penyakit menular melalui pendekatan anggaran yang terintegrasi.

“BPKPD Sulbar berkomitmen untuk mendukung upaya peningkatan layanan kesehatan melalui penganggaran yang lebih kolaboratif, efisien, dan berbasis bukti. Kegiatan ini sangat penting agar perencanaan daerah betul-betul menyatu dengan kebutuhan riil masyarakat dan prioritas nasional,” ujar Masriadi.

Kegiatan ini ditutup dengan diskusi teknis dan simulasi penyusunan rencana kerja serta penganggaran program integratif ATM. Diharapkan, hasil workshop menjadi acuan strategis dalam perencanaan dan pembiayaan sektor kesehatan di tahun-tahun mendatang.

Bagikan Ke: